News

Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Hingga Lima Hari ke Depan

Jakarta (KABARIN) - Upaya mencegah cuaca ekstrem dan banjir kembali melanda Jakarta terus diperkuat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama lima hari ke depan.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, terutama setelah banjir melanda sejumlah wilayah ibu kota pada Senin (12/1).

“BNPB baru mengadakan OMC hari ini sampai dengan lima hari ke depan,” kata Isnawa di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, OMC bertujuan untuk menekan risiko hujan ekstrem yang bisa memicu banjir dan genangan. Operasi ini saat ini masih ditangani oleh BNPB, sebelum nantinya dilanjutkan oleh BPBD DKI Jakarta.

“Selanjutnya, BPBD DKI bisa melanjutkan, tentunya juga dengan hasil prediksi BMKG,” ujar Isnawa.

Di sisi lain, kondisi banjir di Jakarta perlahan membaik. BPBD DKI Jakarta mencatat sebagian besar wilayah yang sebelumnya tergenang kini sudah mulai surut. Namun, hingga Selasa pagi, masih ada 28 rukun tetangga (RT) dan enam ruas jalan yang tergenang.

“Ketinggian air saat ini berkisar 10-60 sentimeter,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Sebelumnya, pada Senin malam pukul 21.00 WIB, banjir sempat merendam 63 RT di Jakarta. Namun, air berangsur surut pada Selasa pagi dan kini tinggal menyisakan 28 RT yang masih terdampak.

Selain di permukiman, genangan juga masih terjadi di enam ruas jalan dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Dengan adanya operasi modifikasi cuaca ini, pemerintah berharap hujan ekstrem bisa ditekan sehingga proses surutnya banjir bisa berjalan lebih cepat dan risiko banjir susulan dapat diminimalkan.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: